NIS dan Syifa Qur’an Bagikan 100 Paket Sembako
BANDUNG, ER.com – Untuk mensosialisasikan regulator tabung gas terbaik dan aman bagi masyarakat, PT. Nasional Indonesia Sejahtera (NIS) yang bekerjasama dengan Yayasan Syifa Qur’an, menggelar pembagian sembako gratis bagi masyarakat yang kurang mampu di sekitar wilayah Majalaya.
Pembagian sembako kepada 100 orang kalangan jompo dan masyarakat kurang mampu hasil pilihan pemerintah daerah setempat ini berlangsung dengan lancar dan tertib.
Kepala Desa Majakerta Drs. H. Koim Abdurrohim menyambut baik dan berterimakasih atas pembagian sembako tersebut.
“Sebagai kepala desa, saya merasa terbantu dengan program yang diselenggarakan PT. NIS. Semoga acara serupa tidak hanya terlaksana di desa kami saja, tetapi lebih jauh sampai ke daerah-daerah lain,” ujar kepala desa.
Sementara itu Kepala Cabang Bandung PT. NIS, Hidayat Rifamole mengungkapkan bahwa acara tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, karena program ini sudah menjadi program perusahaan.
“Di samping itu misi kami memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang berbagi solusi keamanan bersama masyarakat penggguna elpiji,” ujarnya.
Hidayat menambahkan, akan sangat penting jika menggunakan regulator yang terdapat karet pengaman didalamnya, karena terbukti bisa mencegah kebocoran bilamana karet yang ada didalam tabung gas mengalami kerusakan.
Ketua Yayasan Syifa Qur’an Wahyu Supriatna, SH sebagai penyelenggara menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PT. NIS dan kepala desa Majakerta.
“Saya selaku ketua Yayasan Syifa Qur’an, merasa bangga dan tergugah bisa memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat terutama dalam bantuan sosial yang memang banyak menyentuh masyarakat bawah,” ungkapnya.
“Kami menghaturkan terimakasih kepada bapak kades yang telah memfasilitasi saya untuk mengadakan pembagian sembako bagi 100 kaum duafa. Kepada PT. NIS, saya pun menghaturkan terimakasih atas kerjasama yg telah terjalin selama ini,” tandas Wahyu dengan rasa bangga.
Acara tersebut dimeriahkan dengan hiburan dangdut. Masyarakat bertumpah ruah bergoyang bersama-sama sambil sesekali diselingi dengan door prize dan pembagian hadiah.
Reporter : Asep Mulyadi










gut lah..