Gema Takbir dalam Kerinduan Sang Penjaga Mercusuar

617

Suara takbir masih berkumandang, dimalam takbir yang begitu agung dan kudus. Sementara aku masih duduk disini disudut ruang kantor hingga selesai tugas mulia sang penjaga mercusuar.
Idul fitri tahun ini benar-benar sangat berkesan dan penuh dengan fenomena yang terjadi dalam pergolakan bathin, meski kuakui kesan yang sangat dalam meskipun tidak bersama keluarga dan juga handai taulan . Karena ditempatku bekerja tahun ini aku yang kebagian piket lebaran untuk sebuah tugas yang harus aku pertanggung jawabkan sebagai penjaga mercusuar ditengah deburan ombak bersatu dengan sayup suara takbir.
Perasaan sedih memang ada disaat-saat hari kemenangan seperti ini yang seharusnya berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai, tapi aku harus bergelut dengan tugas. Semua itu aku jalani dengan ikhlas, karena hanya dengan kunci itulah semua akan terasa ringan dalam menjalani tugas berat ini. Sementara suara takbir terus berkumandang mengagungkan kebesaran Tuhan,…Allahuakbar,..Allahuakbar wallila ilham…
Saat itu hatiku benar-benar terasa trenyuh, teringat akan dosa-dosa selama ini hingga kerinduan terhadap sang Ilahi semakin memuncak juga kerinduan kepada keluarga yang jauh diseberang sana. Getar-getar hatiku menyatu bersama suara takbir yang menggema serentak diangkasa membias pada cakrawala bathin bersama suara riuh deburan ombak .
Tanpa terasa air mataku menetes karena hatiku tersentuh oleh suara agung takbir tersebut, saat itu aku benar-benar merasakan kebesaran Tuhan yang sangat luas dan aku seperti semut ditengah lautan yang tak bertepi.
Sementara aku tetap duduk disini, duduk disudut ruang bersama tugas yang sedang aku hadapi. Kucoba menyempatkan diri untuk menulis e-mail buat orang-orang yang kukasihi. “….minal adin walfaidjin mohan maaf lahir dan bathin…ayah mohon maaf belum bisa berkumpul dihari yang fitri ini sampaikan sungkem ayah kepada kakek….” Pesan kukirim buat putriku yang jauh diseberang sana tapi meskipun jauh akan selalu dihatiku buat mereka meski hari kemenangan ini seperti sebuah belenggu yang tetap harus kujalani menahan kerinduan yang tak bisa terbendung.
Itulah kesan Idul fitri tahun ini yang sangat bermakna buatku…meskipun jauh dari mereka, tugas mulia penjaga mercusuar menjadi sebuah tugas yang harus kuterima karena ini adalah tantangan yang harus kutaklukan dalam mengusir kesunyian ditengah deburan ombak yang menjadi penobat rindu memecah kesunyian bersama sayup suara takbir yang agung.

Tinggal di Bekasi, selain menulis,fotografi merupakan hobi barunya meski baru menjajaki bidang ini kenginan belajar tentang hal yang baru sangat ia sukai, menyukai tantangan dan apa yang ingin diraihnya takkan pernah ia menyerah.

Baca Juga

655

691