Massa AKSI Desak Pembangunan Waduk Gadung Dilanjutkan.

252
Massa AKSI Loung mach di jalan Jendaral Sudirman (Poto Ihsan/ Eksposrakrat.net)
Massa AKSI Loung mach di jalan Jendaral Sudirman (Poto Ihsan/ Eksposrakrat.net)

INDRAMAYU,ER – Sekitar 4000 elemen masyarakat yang tergabung dalam Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu(AKSI) menggelar unjuk rasa damai dan simpatik dimulai dari kawasan Islamic centre Indramayu loung mach menuju Mapolres Indramayu, Kantor DPRD Indramayu dan Kantor Bupati Indramayu untuk memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan terhadap kasus Waduk Gadung Desa Loyang Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, segera dituntaskan dan mendesak pembangunan proyek tersebut dilanjutkan.

”Kami mendukung pembangunan proyek Waduk Gadung untuk dilanjutkan dan mendesak aparat kepolisian agar menindak tegas penghambat pembangunan tersebut.”Kata H.Tarkani,AZ Ketua AKSI Kabupaten Indramayu dihadapan ribuan massa saat orasi di Mapolres Indramayu, Rabu (4/9)kemarin.

Kata dia, manfaat dari pembangunan Waduk Gadung adalah untuk menyediakan pasokan air yang dapat bermanfaat bagi tujuh kecamatan diantaranya Cikedung, Terisi, Lelea, Kandanghaur, Losarang, Gabuswetan, dan Kroya. Hal itu berarti harga mati bagi kelangsungan pembangunan waduk tersebut adalah tuntutan AKSI sebagai bagian dari hajat kepentingan masyarakat Indramayu.

Salah satu Orator menyuarakan aspirasi AKSI (Poto Ihsan/eksposrakyat.com)
Salah satu Orator menyuarakan aspirasi dan tuntutan AKSI Indramayu  (Poto Ihsan/eksposrakyat.com)

Senada disampaikan Dirlam Faturahman Kuwu Tegaltaman Kecamatan Sukra Indramayu, pihaknya mendesak pemerintah agar pembangunan Waduk Gadung harus dilanjutkan, terkait persoalan konflik yang terjadi saat ini pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap secara tuntas.

”Kita cinta pembangunan untuk kesejahteraan rakyat, pembangunan Waduk Gadung adalah harga mati, tidak bisa ditawar lagi, kita bukan pengecut,  siapapun yang akan menghalangi dan menghambat pembangunan tersebut akan berhadapan dengan AKSI. ” Tulisnya dalam pesan singkat.

Menanggapi hal itu Kapolres Indramayu AKBP Wahyu Bintano, SIK.MH menegaskan pihak kepolisian akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang melakukan tindakan anaskis dan menyebabkan keresahan masyarakat, pihaknya juga menghargai perbedaan pendapat dan tidak melarang kepada siapapun yang akan menyampaikan unjuk rasa, sepanjang tidak merusak fasilitas pemerintah yang ada.

”Pro dan kontra adalah hal yang biasa sepanjang menyuarakan dengan cara yang santun dan tertib, kami akan tindak jika ada yang anarkis.”paparnya.

Loungmmach Massa AKSI Indramayu (Poto Ihsan)
Loungmmach Massa AKSI Indramayu (Poto Ihsan)

Sebelumnya Massa Serikat Tani Indramayu(STI)juga melakukan aksi yang sama menuntut pihak kepolisian untuk melakukan penangguhan penahanan terhada 6 aktifis yang ditahan di Mapolda Jabar, hingga aksinya diteruskan dengan membangun posko Aksi Solidaritas Peduli Aktivis Indramayu di kantor PC.NU Indramayu selama semalam.  Dalam tuntutanya,  STI mendukung pembangunan Waduk Gadung, Mengutuk keras tindakan anarkis dan intimidasi preman dan parat keamanan terhadap petani Indramayu, Kaji ulang pembangunan Waduk Gadung yang telah merampas lahan garapan petani sebagai sumber kesejahteraan masyarakat.

Massa AKSI yang turut menyuarakan tuntutan adalah Perangkat Desa, Pengurus BPD, LPM, Karangtaruna, Kelompok Tani dan  Tokohmasyarakat. diprediksi masing masing desa mengirimkan 10 hingga 20 orang.**(Ihsan/Soleh)

1. Kepala Biro Indramayu HU. Fajar Cirebon 2. Aktif sebagai penulis di beberapa media 3. Redaktur Eksposrakyat Jaringan Media Online