Paslon Bupati & Wakil Bupati Tegal Berebut Simpati Rakyat

344

Tegal – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Tegal 27 Oktober 2013 mendatang, masing-masing pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati berebut simpati rakyat kabupaten Tegal. Paslon yang berjumlah 5 pasang tersebut, melakukan beragam cara guna menarik simpati pemilih.

Kelima paslon tersebut adalah Rojikin,SH,SE  dengan Ir. Budiharto,SH,MH dari PDIP dengan nomor urut 1, pasangan R.Himawan Kaskawa,SH,MH dengan dr.Budi Sutrisno,M.Kes dengan nomor urut 2 yang diusung oleh Partai Gerindra, Demokrat.  Sementara, nomor urut 3 adalah pasangan Drs.Abdul Fikri,MM dengan Drs.Kahar Mudzakir, yang diusung partai PKS,PKNU, Hanura dan Partai Buruh.  Kemudian, pasangan Enthus Susmono, dalang kondang asal Tegal dengan Dra.Umi Azizah dengan nomor urut 4 yang diusung PKB.  Terakhir, pasangan dr.Edi Utomo dengan Drs.Abassari,M.Hum nomor urut 5.  Pasangan cabup/cawabup ini merupakan hasil koalisi partai Golkar, PAN dan  PPP.

Dari pantauan di lapangan, masing-masing calon melakukan pendekatan ke masyarakat dengan cara yang berbeda-beda. Mereka itu, ada yang blusukan ke pasar-pasar, ada yang  melakukan bakti sosial seperti pengobatan gratis, bagi-bagi mie instan. Ada juga pasangan calon yang dalam menarik hati rakyat sudah menjurus ke ranah money politic, yakni dengan bagi-bagi uang dengan nominal tertentu.

Ada yang beda, yang dilakukan pasangan cabup/cawabup nomor 3 dalam mendekati  masyarakat pemilih. Pasangan dengan sebutan Fikri Berkah ini, mengerahkan relawan sekitar 850 orang untuk menjelaskan visi dan misi ke masyarakat. Selain itu, pasangan ini juga melakukan talkshow di stasiun radio tertentu di Tegal.

Uniknya lagi, ketika pasangan ini mendapat giliran kampanye terbuka 20 Oktober 2013 di Lapangan Dukuh Salam- Slawi, konsep kampanye bukan orasi dipanggung sebagaimana pasangan lain lakukan. Tapi yang dilakukan adalah kampanye dengan konsep festival rakyat Tegal. Yang didalamnya, ada wisata kuliner, jalan santai, dan menampilkan kesenian lokal yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Tegal. (*)

 

Lahir di Tegal 20 Agustus 1971 dari pasangan Sriyati dan Sadya. Pendidikan dasar SD dan SMP ia ditempuh di kampung halaman, Tegal. Sementara SMA ditamatkan di Jakarta. Pendidikan setara DI jurusan Manajemen Teknik Industri pernah diikutinya di Bandung. Selain itu, pernah ikut pula diklat Jurnalistik yang diadakan oleh PWI Jawa Tengah dan bersertifikat.