Perangkat Desa Yang Tak Setuju Rotasi Diminta Mundur

779

Tegal – Bagi perangkat desa yang tidak setuju dengan rotasi tugas kewilayahan diminta membuat pernyataan pengunduran diri. Demikian dikatakan Sudigno, Kepala Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal, Selasa malam (4/2),di Kantor Balai Desa Randusari dalam rapat koordinasi evaluasi pemerintahan desa.

Sudigno, yang mengaku sebelumnya enggan ‘ngomong’ dengan bawahannya, malam itu ia baru kali pertama  ‘ngomong’ dengan perangkat desanya, pasca dilantik  menjadi kepala desa baru untuk kali kedua 28 Januari 2014 lalu. Keenganan Sudigno sangat beralasan, pasalnya dalam pemilihan kepala desa, yang akhirnya memenangkan dirinya justru tidak didukung mayoritas perangkat desa, yang notabenanya adalah bawahan dia.

Dengan alasan untuk penyegaran tugas dan supaya tahu wilayah lain, dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah perangkat desa dirotasi tugas. Dari 12 perangkat desa yang ada, praktis hanya 3 orang perangkat desa yang tidak dimutasi ke wilayah RW (Rukun Warga ) lain.

Sebagai contoh, Sunarto, perangkat desa yang sebelumnya bertugas di RW 03, dimutasi ke wilayah RW 05, Nurokhim, yang sebelumnya di RW 04 dipindah ke RW 01. Sementara itu, perangkat desa lain yang tidak dipindahtugaskan oleh kepala desa, adalah Sutrisno, Sudirahayu Eni, tetap di RW 01, dan Wiyana tetap di RW 02.

Menanggapi rotasi terhadap tugas perangkat desa tersebut, Samsuri, salah seorang perangkat desa yang ikut dalam rapat tersebut, menyatakan menerima apapun yang diminta kepala desa, kalau semua demi kebaikan bersama.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Randusari, Khaerudin, S.Pd, dalam sambutannya menyatakan, rotasi tugas adalah hal yang biasa dalam sebuah pemerintahan desa.  Intinya, menurut dia, agar ke depan pemerintah desa lebih baik lagi kinerjanya. Khaerudin meminta kepada perangkat desa, agar betul-betul ada hasilnya setelah mereka dievaluasi melalui rotasi tugas. (*) darojat

Lahir di Tegal 20 Agustus 1971 dari pasangan Sriyati dan Sadya. Pendidikan dasar SD dan SMP ia ditempuh di kampung halaman, Tegal. Sementara SMA ditamatkan di Jakarta. Pendidikan setara DI jurusan Manajemen Teknik Industri pernah diikutinya di Bandung. Selain itu, pernah ikut pula diklat Jurnalistik yang diadakan oleh PWI Jawa Tengah dan bersertifikat.