Awasi Kinerja Hakim Pengadilan Tinggi Riau

903

Rengat-eksposrakyat.com, Sengketa antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dengan keluarga besar Syamsir terkait tanah yang telah dikuasai secara tidak syah oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu perlu mendapatkan pengawasan dari sejumlah instansi terkait seperti Mahkamah Agung, Komisi Yudisial bahkan juga dibutuhkan peran penting Komisi Pemberantasan Korupsi demikian disampaikan oleh Darmawan. 

Lebih lanjut Darmawan mengatakan dengan dasar bahwa terdapat indikasi permainan suap-menyuap yang diprediksi akan bermuara kepada tertekannya hak-hak perdata keluarga besar Syamsir sebagai penggugat, ada upaya upaya lobi dari salah seorang hakim Pengadilan Tinggi Riau untuk mendapatkan keuntungan pribadi, salah seorang hakim PT. Riau disebut-sebut mengajukan penawaran sebesar Rp. 150 juta rupiah untuk memuluskan keluarga besar Syamsir.
Hal ini sangat berbahaya bagi hak-hak perdata keluarga Syamsir karena jika tidak sanggup memenuhi tawar menawar tersebut tentu saja mereka akan dikalahkan pada kasus yang sedang diproses di Pengadilan Tinggi Riau ini disebabkan jika tidak bisa dipenuhi oleh keluarga Syamsir diperkirakan hakim akan mempersulit pihak yang telah menang pada Pengadilan Negeri Rengat tersebut
Terkait permasalahan  adanya tawar menawar sebesar Rp. 150 juta ini, Suhendro kuasa hukum keluarga Syamsir ketika dikonfirmasi melalui selulernya terkesan tidak berkenan menanggapi, sementara itu sampai berita ini diterbitkan tidak satupun hakim PT Riau yang menangani masalah ini bisa dijumpai.
Adapun hakim yang disebut-sebut telah mengajukan penawaran atau lobi kepada keluarga Syamsir adalah N. Ginting, ketika hendak dijumpai untuk dikonfirmasi di PT. Riau, salah seorang piket mengatakan bahwa hakim yang bersangkutan tidak bisa ditemui, pada sidang yang telah digelar di Pengadilan Negeri Rengat beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri Rengat telah mengabulkan gugatan keluarga Syamsir,jika terjadi perbedaan putusan maka kita berharap dan memohon supaya tiga instansi tersebut diatas memeriksa kinerja seluruh hakim PT. Riau yang terlibat, ungkap Darmawan. (DT)

Berlangganan Berita via Email :