Nanas Parigi Jadi Komoditas Unggulan Barsel

535

BUNTOK – Nanas Parigi merupakan salah satu komoditas unggulan dan menjadi ciri khas Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Buah ini bakal menjadi ikon Barsel dan sudah didaftarkan ke Kementerian Pertanian RI. Hal itu disampaikan Bupati Barsel, M Farid Yusran saat dibincangi ERnet di ruang kerjanya, Senin (16/3).

“Setiap kabupaten harus memiliki dua kegiatan unggulan yang bisa menjadi ciri khas daerah tersebut. Hal itu diinstruksikan oleh Menteri Dalam Negeri,” kata Farid.

Ia melanjutkan, Pemkab Barsel akan terus mengembangkan tanaman Nanas Parigi ini dengan membudidayakan secara luas. Sehingga komoditas ini bisa dikenal masyarakat. Saat ini, kata Farid, Dinas Perkebunan (Disbun) Barsel telah melakukan penanaman Nanas Parigi secara massal di wilayah Kecamatan Dusun Selatan dan Dusun Utara. Pasalnya, daerah ini merupakan tempat asal tumbuhnya tanaman buah tersebut.

“Pada tahun 2015 yang lalu, kita menargetkan 500 hektare untuk lahan perkebunan Nanas Parigi. Tahun ini kita akan membuka 1000 hektare lagi,” ujar dia.

Ia mengaku sudah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk mengembangkan komodistas ini dan segera menyiapkan lahan maupun bibitnya. Ia yakin program ini bakal berjalan sesuai dengan harapan. “Kepada masyarakat yang ingin mengembangkannya, silahkan ambil bibit ke dinas terkait karena disediakan bibit secara gratis,” ungkap dia.

Menurut Farid, ada beberapa keistimewaan yang membedakan Nanas Parigi dengan jenis nanas lainnya. Nanas Parigi punya karakter yang spesifik dan unik, sebab kadar gulanya di atas rata-rata sehingga rasanya lebih manis bahkan sampai bagian empulurnya, tidak menimbulkan rasa gatal di tenggorokan dan satu-satunya nanas yang bisa tumbuh di lahan gambut. “Uniknya lagi, rasanya akan berubah jika ditanam di luar Barsel,” kata dia.

Saya seorang wartawan aktif bekerja untuk sebuah harian Borneo News dan Palangka Post (Satu Group) di Provinsi Kalteng

Baca Juga

582

614