Dewan Kunker, Sekretariat Menghilang

204

PADANG – Program penegakan dispilin pegawai negeri sipil yang diterapkan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah hanya isapan jempol. Maih banyak PNS yang meninggalkan kantor pada saat jam kerja. Kondisi ini berpengaruh dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pantauan EksposRakyat, sekitar pukul 10.00 WIB, di lingkungan Sekretariat DPRD Padang, para pegawai tidak berada di ruangan kerja. Bahkan, di ruangan bagian umum, pada jam tersebut tidak ditemukan seorang pegawai pun beraktifitas. Memang, saat ini tidak ada aktifitas kedewanan karena seluruh anggota dewan sedang kunjungan kerja.

“Sebagian pegawai sedang tugas luar. Ada yang mendampingi anggota dewan kunker, ada juga yang rapat di DPKA,” kata Rusdiah, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Padang membela.

Pembelaan yang sama juga disampaikan Kepala Bagian Administrasi, Harnold. Menurutnya, pada saat ini memasuki jam istirahat pulang. Dan, beberapa pegawai minta izin keluar karena ada urusan pribadi. “Sejumlah PNS sedang menjenguk rekan yang suaminya lagi dirawat di rumah sakit,” tegas Harnold.

Sesuai aturan, jam kerja pegawai di lingkungan Pemko Padang pukul 7.30 hingga pukul 16.00 untuk Senin hingga Kamis. Sementara Jumat, hingga pukul 16.30.  Kemudian, Peraturan Pemerintah (PP) 53/200 tentang pegawai negeri juga mengatur disiplin pegawai berikut sanksinya.

Sebelumnya, Wako Mahyeldi dalam beberapa kali inspeksi mendadak di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah menyebutkan, kedisplinan pegawai merupakan harga mati dalam mengawal program Pemko yang telah digulirkan. Bahkan, dengan tegas Mahyeldi menyampaikan, jika ada pegawai yang bermalas-malas padahal dituntut untuk serius mengawal program tersebut akan dikenai sanksi indispliner. (agib noerman)

Berdomisili di Padang. Pernah bekerja di beberapa perusahaan Pers di Sumatera Barat dan Riau.