Pengusaha Rumah Makan dan Warung Dadakan Tak Gubris Himbauan Walikota

367
IMG_0256
Walikota Solok saat lakukan safari pasar

Kota Solok, Eksposrakyat – Himbauan Walikota Solok, Irzal Ilyas, bagi pengusaha rumah makan dan warung-warung, yang ada di Kota Solok, Sumatera Barat, untuk tidak menjual makanan di siang hari, pada bulan Ramadfhan, sepertinya tidak digubris oleh pengusaha rumah makan dan warung dadakan.

Berdasarkan pantauan Eksposrakyat, dibeberapa titik yang ada di Kota Solok, masih saja ditemukan warung kelambu, seperti di Terminal Bareh Solok, Terminal Angkot dan Depan PLTN Ranting Kota Solok, masih menyediakan tempat-tempat untuk masyarakat untuk berbuka puasa di siang hari.

IMG_7884
H, Dalius, anggota DPRD , dari partai Gerindra

Menyikapi dengan tidak digubrisnya himbauan Walikota tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok, H. Darlius, Rabu (24/6) ketika diminta pendapatnya mengatakan, Seharusnya, Walikota melakukan himbauan tersebut, disertai dengan melakukan pengawasan di lapangan.

“ Seharusnya pemerintah, menempatkan petugas keamanan pada tiap tiap mesjid yang ada, melakukan razia tempat hiburan malam, razia pedagang miras ,dan yang paling utama mampu menciptakan situasi yang kondusif disepanjang jalan utama kota Solok,” kata, H. Dalius.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah akan menjadi sebuah klise yang bersifat seremonial saja, apabila tidak diiringi dengan pemantauan dan pengoperasian lapangan yang harus dilakukan oleh Satpol PP dan petugas keamanan yang ada di kota ini.

Seperti halnya pada puasa Ramadhan hari ketujuh ini, dari informasi yang berkembang ditengah masyarakat, Lokasi Terminal Lama, dan kawasan stasiun Solok, masih ditemukannya pedagang yang menjual makanan, layaknya hari hari biasa sebelum masuknya Ramadhan.

“Hal ini menjadi sebuah bukti kalau himbauan yang diberikan oleh pemerintah daerah tidak akan berarti berarti apa apa, karena tanpa adanya sebuah tindakan lapangan.

Dan, H. Dalius, juga mengatakan, disaat melaksanakan survey di pasar raya Solok, tidak satupun ditemukan petugas keamanan yang bersiaga dititik titik yang telah ditentukan, seperti yang disampaikan oleh Walikota Solok, dalam sidang paripurna yang dilaksanakan minggu kemaren.

Lebih jauh disampaikannya, pemerintah daerah setempat, harus bertindak tegas dalam menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadhan, serta pemerintah harus mampu membuktikan apa yang telah dikatakannya, terkait keamanan dan kenyamanan lingkungan dan jalan raya disaat bulan Suci Ramadhan.

“Bagaimana himbauan pemerintah akan diikuti oleh masyarakat, sementara dilapangan tidak ada apliksinya. Walikota harus bisa membuktikan apa-apa yang dikatakannya pada sidang Paripurna dihadapan kami para wakil rakyat,” ujar, H. Dalius. (Devy Abenk)

Berlangganan Berita via Email :

Wartawan Muda, menulis di sejumlah Tabloid dan Mingguan Sumatera Barat.