Polisi Bekuk Pengedar Dan Pemakai Ganja Di Nagari Lolo

294
images
Norkoba jenis ganja

Kabupaten Solok, Eksposrakyat – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Solok, kembali berhasil menangkap seorang pelaku pengedar dan empat pelaku pemakai narkoba jenis ganja, di sebuah lokasi di Nagari (desa adat) Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Kelima pelaku ditangkap petugas gabungan Polsek Pantai Cermin dan Sat Narkoba Polres Solok di dua tempat berbeda pada Rabu (23/06) lalu,” kata Kapolres AKBP Tommy Bambang Irawan, Sabtu (27/6), didampingi Kasat Narkoba, AKP. Sihombing dan Kapolsek Pantai Cermin, Iptu. Henwel di Lubuk Selasih, Kabupaten Solok.

DSC_0085
Kapolres Solok, AKBP. Tommy Bambang Irawan

Kapolres Solok, juga menerangkan, dari kelima pelaku, petugas mengamankan barang bukti 67 paket ganja kering siap pakai, dengan harga Rp.20. ribu per paket, dengan berat sekitar seperempat kilogram.

Kelima pelaku , kata Kapolres, masing-masing adalah Risky R (23) sebagai pengedar barang haram tersebut, lalu Delfi A, Adri P, Rahmat A dan Ilham R sebagai pemakai.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, tersangka Risky, ditangkap berdasarkan pengakuan keempat tersangka Delfi, Adri, Rahmat dan Ilham yang lebih dulu ditangkap petugas, saat asyik pesta ganja di sebuah lokasi di kawasan Pisau Hilang Nagari Lolo, Selasa malam (22/6) lalu.

Sedangkan barang bukti paket ganja siap edar yang berhasil diamankan petugas saat penangkapan pelaku Risky pada Rabu pagi, ditemukan petugas dalam plastik berwarna hitam yang diletakan dalam kandang ayam dibelakang rumah pelaku.

“Sejauh ini, kami dari kepolisian masih terus mengembangkan kasus narkoba di Nagari Lolo tersebut. Dan kami juga sedang menelusuri dari mana asal usul barang haram itu diperoleh pelaku Risky yang bertindak sebagai pengedar,” jelas, Kapolres.

“Tidak tertutup kemungkinan pelaku Risky diduga juga bertindak sebagai pengedar di nagari-nagari lain di wilayah Kabupaten Solok, persoalan ini masih terus didalami petugas. Yang jelas jajaran Polres Solok akan menindak tegas para pelaku kasus narkoba dan tindak krimnal lainya tanpa pandang bulu ” tambahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan dan proses lebih lanjut, kelima pelaku yang dapat terjerat Pasal 111 KUHP tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara itu, diinapkan dalam sel tahanan Mapolres Solok, di Lubuk Selasih. (Devy Abenk)

Wartawan Muda, menulis di sejumlah Tabloid dan Mingguan Sumatera Barat.