Glamping Rancabali Fasilitas Wisata Baru di Situ Patengang

498

Agustus mendatang Situ Patengang yang berada di wilayah Ciwidey dan Rancabali akan memiliki fasilitas wisata baru yang diberi nama Glamping Rancabali. Fasilitas wisata baru ini selain untuk menarik banyaknya wisatawan juga guna memecah pengunjung yang tersentra di Situ Patengang.

Kepada Swara Jabbar salah seorang konseptor Glamping Rancabali Julius memaparkan, fasilitas wisata ini atas prakarsa PTPN VII, BKSDA dan PT. Prakarsa. Rencananya, Glamping Rancabali ini membuat kawasan terpadu berupa jalan sepanjang 3 km yang membelah perkebunan untuk dapat menikmati pemandangan alam Situ patengang dari sisi lain.

“Di sepanjang jalan itu, ada fasilitias parkir untuk bus dan kemudian pengunjung bisa menaiki kendaraan kecil atau motor untuk dapat mengelilingi situ sampai ke tempat Glamping dan bisa bermalam di tempat yang telah disediakan berupa tenda-tenda khusus,” ujarnya.

Galmaping sendiri menurut Julius, kepanjangan dari Glamour Camping, namun bukan glamour dalam artian ramai seperti di kota.

“Itu istilah kemping yang tidak seperti biasanya dengan tenda seperti pramuka lah,” selorohnya.

Pintu masuk ke Glamping Rancabali, lanjut Julius, menggunakan kartu seperti e-toll sehingga tidak akan ada penumpukan kendaraan di pintu gerbang pada saat kendaraan masuk.

“Glamping Rancabali memang dirancang untuk memecah kroditnnya pengunjung ke Situ Patengang pada saat padat ,” katanya.

Disinggung tentang namanya memakai Rancabali, Julius menuturkan bahwa hal itu memang sengaja tidak memakai Situ Patengang atau Ciwidey karena dua nama itu sudah terkenal.

“Kita ingin mengedepakan nama Rancabali agar juga lebih dikenal seperti Ciwidey,” ujarnya.

Berlangganan Berita via Email :

Berita Rakyat| Transformasi Citizen Journalist Indonesia