Mata Nadjwa Perlu Pertolongan

420
Nadjwa, penderita Tumor Pembuluh Darah (Hemangioma).
Nadjwa, penderita Tumor Pembuluh Darah (Hemangioma).

BANYUWANGI – Ekspos Rakyat.  Dua setengah (2.5) tahun sudah lamanya Nadjwa Azzahra Putri  Lesmana, putri ke dua (2) pasangan Arga Lesmana (30th) dan Lia Dahlia (27th) warga Kelurahan Pengantigan ini berjuang melawan tumor pembuluh darah ( Hemangioma) yang dideritanya. Nadjwa menderita penyakit tumor di mata kanannya sejak baru dilahirkan. Bayi mungil itu mulai memperlihatkan kelainan saat usia tujuh (7) hari setelah dilahirkan. Saat itu Lia melihat ada benjolan kecil lunak di atas pelipis bayinya. Karena semakin membesar , Lia pun memeriksakan sang bayi ke dokter.

Berawal dari hasil pemeriksaan itulah semua usaha dilakukan Arga dan Lia untuk melihat kesembuhan anak keduanya baik secara ilmu kedokteran dan alternarif. Puncaknya,  Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengundang mereka di RSUD Blambangan untuk melihat langsung keadaan putrinya dan menyampaikan kalau  Nadjwa bisa segera melanjutkan proses pengobatannya (19/09/14), namun dikarenakan belum adanya fasilitas yang memadai di RSUD Blambangan akhirnya Nadjwa pun dirujuk ke rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya.

 

Semenjak dirawat di RSUD Dr.Sutomo, kesehatan balita tersebut  tidak banyak berubah bahkan dari hasil CT scan terakhir di klinik Graha Amerta-Surabaya menjelaskan bahwa posisi tumor berpindah dari mata ke pelipis mata dan menjalar ke pipi. (12/2015).

Menurut pengakuan kedua orang tuanya, pengobatan putrinya sekarang ditangani oleh Prof.Dr Hendriyan DS atas rekomendasi dari Yayasan Kasih Kanker Anak Indonesia. Hal itu dikarenakan pada saat itu dokter spesialis bedah plastik RSUD Dr.Soetomo sedang melanjutkan studi di luar negeri. Meski semua biaya obat dan operasi ditanggung, namun karena keterbatasan biaya akomodasi dan untuk hidup di surabaya, Nadjwa akhirnya di bawa pulang dan dirawat di banyuwangi.

“ Kami gak ada biaya untuk membawa Najwa ke surabaya lagi,  jangankan untuk biaya hidup, buat ongkos balik ke surabaya aja kami gak punya. Bahkan saat ini BPJS kami sekeluarga udah gak aktif gara-gara nunggak empat (4) bulan. Soal Nadjwa selama di banyuwangi, kami selalu berkonsultasi dengan Prof.dr Hendriyan DS lewat telpon, bahkan saat darah keluar dari telinga Nadjwa, kami langsung koordinasikan dengan beliau.” kata lelaki kelahiran 11 Agustus 1984 sambil menggendong Nadjwa saat wartawan Ekspos Rakyat  berkunjung dikontrakannya didaerah kelurahan Pengantigan Banyuwangi (13/6/2016).

Pernah beberapa kali kedua orang tua Nadjwa menghubungi Bapak Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anasvia telpon, namun yang menerima selalu ajudannya menjawab kalau Bapak Bupati masih sibuk. Dia berharap Bapak Bupati mau membantu derita anaknya seperti waktu itu (waktu diundang di RSUD Blambangan-red). (19/09/2014).

“Saya berharap Pak Anas membantu Nadjwa lagi seperti yang pernah Beliau sampaikan waktu Beliau mengundang kami di RSUD Blambangan, kami benar-benar tidak tahu lagi harus meminta bantuan kepada siapa lagi.” Pungkasnya dengan penuh harap.

Wartawan: DANI (BWI)

Berita Rakyat| Transformasi Citizen Journalist Indonesia