• November 29, 2025

Bupati Solok Gelar FGD Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Solok Bersama Forkopimda

Eksposrakyat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), guna memperkuat langkah antisipasi dan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (21/07/2025) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

FGD ini dihadiri langsung oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, SH bersama, Setdakab Solok, Medison, S.Sos, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan Camat se Kabupaten Solok.

Tujuannya pelaksanaan FGD ini adalah menyatukan langkah strategis, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki musim kemarau yang rentan mengakibatkan terjadinya karhutla.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, SH dalam arahannya menekankan pentingnya upaya pencegahan dini serta kesiapsiagaan seluruh pihak, dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kita harus bergerak cepat dan tepat. Jangan sampai kejadian kebakaran lahan semakin banyak Kabupaten Solok. Apalagi hampir tiga bulan lebih, hujan tidak kunjung turun. Karena itu, sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat harus diperkuat,” kata, Jon Firman Pandu kepada peserta FGD.

Lebih lanjut, Bupati Solok, Jon Firman Pandu juga menegaskan, bahwa perlunya ada edukasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan, agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

“Oleh karena itu, kita minta kepada seluruh perangkat daerah hingga tingkat nagari, untuk melakukan pemetaan wilayah rawan karhutla dan segera menyiapkan langkah mitigasi secepatnya,” ujar, Jon Firman Pandu.

Sementara itu, unsur Forkopimda juga menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Kapolres Solok, Dandim 0309/Solok, serta Kepala BPBD Kabupaten Solok, masing-masing memaparkan langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan, termasuk patroli terpadu, penyediaan sarana pemadam, serta pembentukan tim reaksi cepat.

Melalui FGD ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi bencana karhutla khususnya di wilayah Kabupaten Solok. (kmnf.kab.slk/rey)

 

Read Previous

Sat Lantas Polres Solok Sosialisasikan Operasi Patuh Singgalang 2025 Kepada Pengguna Dan Pengendara Jalan Raya

Read Next

Bupati Solok Jon Firman Pandu Tetapkan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

Leave a Reply

Most Popular